Monday, December 22, 2014

KapanLagi.Com | Film Supernova KPBJ | Mei, 2014 | by Abbas

Sebagai karya debut yang akhirnya difilmkan, apa tanggapan Anda soal adaptasi ini? Deg-degankah atau semacam itu, mengingat banyak yang bilang kalau sebaiknya novel ini jangan difilmkan (takut merusak imajinasi)?

Saya rasa itu risiko dalam pekerjaan seni dan itu tidak pernah menghalangi film mengadaptasi novel, karena buktinya tetap banyak film yang mengadaptasi novel. Mengenai perbedaan dan pertentangan antara versi film dan buku juga wajar terjadi. Pengalaman saya setelah tiga buku saya difilmkan, intinya akan selalu ada yang suka, dan ada yang tidak. Ekspektasi saya sebagai penulis ada yang terpenuhi dan ada yang tidak, terlepas saya terlibat atau tidak. Jangankan memuaskan semua orang, memuaskan satu orang pun belum tentu bisa. Jadi, sekarang rasanya sebetulnya lebih santai.

Apa alasan Anda menyerahkan film ini untuk dipinang oleh Soraya Intercine Film. Apakah ada permintaan khusus sebagai penulis?

Saya melihat keseriusan Soraya dan kekuatan kapital mereka sebagai produser. Soraya sudah empat tahun mencoba meminang Supernova, hingga akhirnya kami bertemu lagi dan saya sudah merasa siap untuk melepas hak adaptasi. Saya cuma minta untuk dikasih kesempatan memberi masukan, terutama untuk hal-hal yang sensitif bagi saya, yakni: skenario, casting, dan scoring dan soundtrack. Tapi tentu keputusan final kembali ke Soraya. Di sini saya hanya konsultan informal saja, dan kami hanya berdiskusi saat praproduksi.

So far bagaimana dengan para pemain yang terpilih? Sesuai harapan atau menyerahkan semua keputusan ditangan rumah produksi?

So far, cukup puas. Memang ada beberapa yang di luar prediksi. Tapi saya berharap cast yang sekarang mampu membuktikan potensi mereka, dan produser juga mampu membuktikan pilihannya.

Apakah nanti turut menangani proyek film ini dari sisi naskah atau malah ikut ke lokasi syuting di Washington?

Sejauh ini saya tidak terlibat dalam produksi.

Harapan film ini kepada para pembaca setia novelnya dan penonton awam?

Menjadi karya film yang baik, ditonton banyak orang dan diapresiasi, itu saja.